KEMATIAN(mawaddah)
Ada
orang menyangka mati itu senang
Apabila
mati kita ditanam kemudian jadi tanah
Yang
susah hanya di dunia
Setengah
orang anggap mati penyelesai masalah
Tapi
kalau tiada iman syariat diabaikan
Mati
sangat menyakitkan
Bagai
pukulan tiga ratus pedang
Di
dalam kubur pula dipukul oleh mungkar dan nakir
Di
padang Mahsyar dibiar beratus tahun
Di
dalam keadaan tidak berpakaian
Matahari
di atas ubun amat panas
Tiada
siapa yang menolong
Masing-masing
tiada diri sendiri
Akhir
sekali meniti Sirotul Mustakim
Kemudian
berguguranlah kedalam api
Di
dalam neraka nanti kekal abadi
Tidak
diukur oleh masa lagi
Marilah
kita insaf dengan cerita ini
Marilah
kita mensiapkan diri
Agar
kita selamat dari penderitaan itu nanti
MATI- THE ZIKR
Sampailah
waktu ajalkan datang
Malaikat
maut segera menjelang
Dicabut
nyawa tiada terbilang
Sakit
terasa bukan kepalang
Mati
itu terlalu sakit
Di
dalam kubur terlalu sempit
Ular
dan kala datang menggigit
Papan
dan bumi pula menghimpit
Masuklah
mayat ke dalam bumi
Munkar
dan Nakir tanyakan diri
Tiada
terjawab amalan sendiri
Dipukul
malaikat ke dasar bumi
Setelah
di kubur baru menyesal
Teringat
diri membuat dosa
Teringat
diri tiada beramal
Tak
mungkin lagi pulang ke dunia
Mati
itu terlalu lazat
Bagi
syuhada’ di medan jihad
Olehlah
itu wahai sahabat
Iman
di dada perlu ditingkat
No comments:
Post a Comment